Minggu, 05 Oktober 2014

SI TOKEK

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SI TOKEKPada suatu hari ada seorang petani yang bingung. Ia mempunyai sepetak lahan, ia berpikir apakah ladang tersebut akan ia tanami melon atau semangka. Tiba-tiba, “tokeeeeeek..!” Tokek yang bersarang di plafon atap rumahnya itu berbunyi. Dengan sigap, petani itu berseru “Meloon!”. Tokek itu berbunyi lagi, “Tokeeeek..!” Petani itupun berseru lagi “Semangkaa..”. Dan begitu seterusnya beberapa kali hingga tokek tersebut berhenti berbunyi. Kata terakhir yang diserukan petani tersebut adalah “melon”, maka petani itu pun memutuskan untuk menanam melon di ladang. Beberapa bulan berlalu dan ternyata melonnya tumbuh subur. Sangat berbeda dengan tetangganya yang menanam semangka. Semangka tetangganya tersebut hampir semuanya gagal panen tanpa ada sebab yang jelas. “Tokek itu simbol keberuntunganku.” Gumam petani. Sore harinya, seorang pedagang melon datang ke rumah petani tersebut. Ia menawarkan diri untuk membeli semua hasil panen melon di atas harga pasar. Padahal di sisi lain, petani itu sudah berencana menjual melon ke KUD. “Mmm.. dijual ke orang itu tidak ya??” tiba-tiba tokek itu berbunyi lagi “tokeeek..!” Sekonyong-konyong petani itu berseru “Ya..!” ; Tokek itupun berbunyi lagi “tokeeek..!” Petanipun berseru lagi “tidaak..!” Dan begitu seterusnya beberapa kali hingga tokek tersebut berhenti berbunyi. Kata terakhir yang diserukan petani tersebut adalah “tidak”. Maka petani itu menolak menjual melonnya pada pedagang itu, dan lebih mem....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 04 Oktober 2014

Penerapan Teknologi Peternakan di Kecamatan Ampek Angkek

Usaha peternakan sapi khususnya di Kecamatan Ampek Angkek merupakan salah satu unggulan Kabupaten Agam dalam pengembangan kawasan Agropolitan. Sapi yang dipelihara umumnya bangsa sapi Simmental. Sistem pemeliharaan sapi dilakukan dengan sistem kereman (kandang). Sistem perkawinan sapi telah mengggunakan sistem Inseminasi Buatan (IB) yang dilakukan oleh petugas IB. Pemberian pakan ternak umumnya telah menggunakan HMT unggul (Hijauan Makanan Ternak) ditambah pakan konsentrat walaupun persentasenya masih rendah. Sementara penerapan teknologi panen, pasca panen dan pengolahan masih rendah. 

 Para peternak di Kecamatan Ampek Angkek sudah menerapkan hal tersebut. Teknologi yang disuluhkan telah dapat diadopsi oleh peternak dan menerapkannya di bidang usaha peternakan mereka. Beni, salah satu peternak muda dari kelompoktani Makmur Tani Pilubang merupakan salah satu gambaran dari sekian banyak peternak di Kecamatan Ampek Angkek. Hubungan yang baik dengan petugas peternakan dan kemauan yang kuat untuk memajukan usaha peternakan di Kecamatan Ampek Angkek membuat dia begitu dikenal oleh para peternak. Selain sebagai peternak, Beni juga merupakan toke ternak. Hal ini merupakan kelebihan tersendiri, sebab di usia muda dia sudah bisa menguasai pemasaran ternak yang notabene susah ditembus oleh para peternak dan menjadi momok bagi para peternak.
Usaha peternakan dengan komoditas lainnya seperti kerbau dan kambing masih belum berkembang secara optimal. Pada beberapa peternak telah melakukan pengolahan hasil pada ternak kambing berupa pemerahan susu kambing. Sementara usaha peternakan ayam di Kecamatan Ampek Angkek belum begitu berkembang (Sang T).

MATEMATIKA LOGIKA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - MATEMATIKA LOGIKADalam sebuah kelas, Guru sedang memberikan soal cerita matematika. GURU: "Anda pergi ke pasar swalayan untuk membeli tepung. Di sana ada kemasan tepung 1 kg dengan harga Rp. 5.000,- Juga ada kemasan tepung 5 kg dengan harga Rp.20.000,- Kemasan mana yang sebaiknya Anda beli agar Anda bisa hemat dan untung?" ROBERT: "Kita sebaiknya membeli kemasan 1 kg dengan harga Rp. 5.000,-" GURU: "Wah, sayang sekali. Jawabanmu salah Robert. Seharusnya kita membeli tepung dengan kemasan 5 kg seharga Rp. 20.000,-" ROBERT: "Tapi Bu Guru … bukankah di rumah Ibu hanya membutuhkan sedikit tepung? Saya kira 1 kg saja sudah cukup. Malah barusan Ibu saya membuang 1 sak tepung yang sudah rusak karena lama tidak terpakai. Bukankah ini malah lebih boros dan “membuang-buang uang” saja?" GURU: "Tidak Robert. Jawaban yang benar adalah kita harus membeli tepung dengan kemasan 5 kg seharga Rp. 20.000,- karena itulah jawaban yang seharusnya." ROBERT: "Tapi Bu … untuk apa membeli tepung sebanyak itu bila toh nantinya tidak terpakai?" GURU: "Robert … memang itulah jawaban yang benar. Kamu jangan membantah." ROBERT: "Tapi Bu … menurut saya jawaban yang benar adalah …" GURU: "SUDAHLAH Robert! Ayo sekarang ikut Ibu Guru menghadap Kepala Sekolah. Kelakuanmu sangat buruk hari ini! Tidak seharusnya kamu membangkang di kelas." (Si Robert dalam kisah di atas adalah ROBERT T. KIYOSAKI, seperti yang dialaminya sendiri. Angka-angka telah di....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 02 Oktober 2014

KISAH YUE-YUE YANG TRAGIS DAN DIABAIKAN 18 ORANG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KISAH YUE-YUE YANG TRAGIS DAN DIABAIKAN 18 ORANGYue Yue bocah yang berusia 2 tahun menjadi korban tabrak lari di pasar grosir di China selatan kemungkinan akan tetap dalam keadaan koma, menurut dokter senior di rumah sakit yang merawatnya. Qu fei fei, ibu Yue Yue, dalam penderitaan emosional berbicara tentang anaknya yang telah dinyatakan mati otak. Dia mengatakan kepada anak perempuannya: “Jangan menyerah , ibu tidak menyerah untuk menyembuhkanmu, biarkan ibu memiliki satu kesempatan lagi untuk mencintai dan memanjakan Anda ” Kejadian ini membangkitkan kemarahan orang-orang di China dan di seluruh dunia pada hari Selasa (18/10), menimbulkan tanda tanya besar apakah keajaiban ekonomi China telah membuat hilangnya moral dalam kebangkitannya. Yue Yue dibiarkan tergeletak di jalan oleh 18 orang yang lewat setelah akhirnya ditolong dan diselamatkan oleh orang ke-19 kini tetap dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif rumah sakit militer Guangzhou jantung industri Guangdong China. Kepala bedah saraf rumah sakit, dikutip oleh surat kabar harian lokal Guangzhou, mengatakan bahwa Yue Yue menderita cedera parah di kepala dan sedang koma, hanya mampu bernapas dengan bantuan ventilator. Wang Weiming, kepala departemen bedah saraf di rumah sakit militer Guangzhou, mengatakan Yue Yue menunjukkan tidak ada gejala perbaikan dan sangat tidak mungkin untuk memulihkan kemampuan mentalnya. “Pasien in masuk kriteria kematian otak,” tambahnya, “tapi tubuhnya relatif masih memiliki refleks nyeri, sehingga dia tidak dapat d....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

PERCAYA KEMAMPUAN DIRI SENDIRI

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - PERCAYA KEMAMPUAN DIRI SENDIRIWAKTU masih kecil, Anda mungkin pernah mendengar kisah adaptasi ‘The Little Engine That Could’? Buku itu bercerita tentang kereta api yang bergerak ke bukit dengan perlahan dan tersendat. Lokomotifnya berkata pada diri sendiri, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa.” Kereta pun terus bergerak perlahan naik hingga tiba di bukit dengan selamat. Pelajaran sederhana yang dapat diberikan ialah: percayalah pada kemampuan diri sendiri. Seandainya lokomotif itu tidak percaya akan kemampuannya tiba di atas bukit, bisa jadi kisah dalam buku itu berakhir menyedihkan. Bukan hanya lokomotif itu saja yang dapat mengatakan, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa”, tetapi Anda pun dapat melakukan yang sama. William Arthur Ward, penulis kondang asal Amerika mengatakan, ”Saya adalah pemenang karena saya berpikir seperti pemenang, bersiap jadi pemenang, dan bekerja serupa pemenang.” Ward betul, jika Anda berpikir menjadi seorang pemenang, maka memang benar Anda seorang pemenang. Kisah heroik lokomotif itu dalam dunia nyata dibuktikan sendiri oleh Hendrawan, atlet bulutangkis Indonesia. Tahun 1997, Hendrawan dinyatakan sudah habis oleh PBSI. Karena faktor usia dan prestasinya yang menurun, PBSI bermaksud mengeluarkan Hendrawan dari Tim Pelatnas. Tapi Hendrawan punya keyakinan sendiri, bahwa ia percaya kemampuannya dan belumlah habis. Hendrawan masih percaya bahwa ia dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi. Dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi, dan diiringi kerja keras yang tida....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1