Terbatasnya
pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab
diberlakukannya diversifikasi pertanian. Selain itu, tanah-tanah pertanian yang
terlalu lama ditanami, lambat laun juga akan mengalami penurunan kualitas baik
dari kandungan nutrisi tanah, bahkan sampai mengurangi kemampuan tanah dalam
penyediaan air dan unsur hara. Hal ini akan dapat menyebabkan penurunan
pada produksi pertanian.
Rabu, 18 Maret 2015
Selasa, 17 Maret 2015
Motivasi Yang Lebih Dari Rimbun
Beternak
bukanlah usaha sampingan, tapi beternak adalah suatu bisnis yang menggiurkan. Itulah
prinsip yang selalu ditanamkan oleh para penyuluh kepada para pelaku utama yang
lebih dikenal dengan nama petani/peternak (Yose Elfiranto, SST).
Kamis, 12 Maret 2015
Parah... Ampangan Kaluwai Belum Tersentuh
Fungsi air bagi pertanian bisa dibilang sangat vital. Air bagi
para petani adalah sumber daya pokok yang menunjang berlangsungnya kegiatan
pertanian. Fungsi air dalam pertanian secara umum adalah sebagai irigasi atau
pengairan, karena tanpa adanya pengairan yang baik maka hasil dari tanaman yang
dikelola oleh petani tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Rabu, 11 Maret 2015
Sistem Tanam Rumput Gajah Menurut Penyuluh
Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Baso dan Kecamatan Tilatang
Kamang beserta hinterland sejak ditetapkan sebagai kawasan Agropolitan pada
dekade 90-an terus menggeliat dan menampakkan keseriusan di bidang peternakan.
Segala hal terkait teknis peternakan terus dibenahi melalui teknologi yang
ditransfer oleh para penyuluh setempat. Budidaya Peternakan meliputi segala
urusan yang berkaitan dengan sumber daya fisik, benih, bibit dan/atau bakalan,
pakan, alat dan mesin peternakan, budidaya ternak, panen, pascapanen,
pengolahan,pemasaran, dan pengusahaannya.
Selasa, 10 Maret 2015
Tanaman Bunga Liar Idola Peternak
Tanaman
ini memang memiliki bunga yang cukup bagus dan semarak. Saya tidak
mengetahui nama pasti dari tanaman ini, saya menyebutnya Bunga Liar. Tanaman
ini biasanya tumbuh diareal pesawahan dan daerah lembab atau teduh. Tanaman ini
sangat disukai oleh ternak kelinci. Biasanya makanan ini diberikan sebagai selingan.
Kembalikan Hak Tanah...
"Itulah kata yang pantas dan tepat untuk menggambarkan
kondisi lahan pertanian para petani pada saat ini. Tingginya pemakaian pupuk
kimia menyebabkan unsur hara tanah jauh berkurang. Struktur tanah akan makin
padat sehingga peredaran udara tanah terhambat yang menyebabkan hara tidak
dapat diserap oleh tanaman".
Senada dengan hal tersebut, Yose Elfiranto, SSTmenyampaikan salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan
terhadap pupuk kimia adalah dengan menggunakan pupuk organik. Pupuk
organik akan memperbaiki kimia tanah berupa unsur hara, fisika tanah berupa
struktur dan tekstur tanah yang gembur, dan biologis tanah berupa
mikroorganisme dan makroorganisme tanah. Dengan menggunakan pupuk organik
kesuburan tanah akan tetap terjaga sehingga sistem pertanian tetap akan
berkelanjutan.
Yose
Elfiranto, SST juga mengeluhkan kendala yang sering dijumpai adalah keengganan
dan keberatan petani untuk mengolah bahan-bahan organik yang ada. Salah satu
cara paling mudah mengurangi pemakaian pupuk kimia adalah dengan mengembalikan
jerami padi ke sawah. Hal ini sangat sederhana sekali, petani tidak perlu lagi
membakar jerami padinya. Namun untuk mendapatkan hasil dan pelapukan yang lebih
cepat dan meningkatkan mikroorganisme tanah maka diperlukan pengolahan dan pengomposan
secara lebih lanjut (Sang T).
Jumat, 06 Maret 2015
Gudang Ternak Kabupaten Agam
Untuk mendukung pembangunan ekonomi pertanian khususnya dalam era
otonomi daerah dan dalam rangka mendukung pelaksanaan sistem penyuluhan yang
bertujuan melakukan pemberdayaan petani dan keluarganya (UU Nomor 16 Tahun
2006), perlu dilakukan gerakan-gerakan sistem penyuluhan yang bersifat
kelembagaan, ketenagaan, penyelenggaraan dan penyediaan sarana dan prasarana
penyuluhan sehingga tumbuh kemandirian petani dan keprofesionalisan penyuluh
terkait dengan sistem penyuluhan yang disusun dalam sebuah perencanaan.
Wilayah Kecamatan Ampek Angkek mempunyai potensi yang sangat mendukung untuk sektor usaha peternakan. Masyarakat setempat sudah
terbiasa turun temurun dalam memelihara usaha peternakan pembibitan sapi
Simmental. Dengan dukungan beberapa faktor seperti: SDM peternak yang cukup
baik, kerjasama yang saling mendukung antara peternak dan petugas, wilayah ini
sangat berpotensi menjadi basis peternakan di Kabupaten Agam. Selain hal tersebut, Kecamatan Ampek
Angkek merupakan salah satu kawasan Agropolitan di Indonesia umumnya, dan
Kabupaten Agam khususnya.
Umumnya usaha peternakan di Kecamatan Ampek Angkek adalah
dominan pembibitan sapi Simmental (pemeliharaan sapi betina). Selain itu juga banyak dijumpai peternak
kambing. Kecamatan Ampek Angkek merupakan gudang ternak untuk kawasan Agam dan
Bukittinggi. Potensi
pengembangan usaha peternakan sapi di Kecamatan Ampek Angkek didukung oleh
ketersediaan lahan rumput dan budaya masyarakat yang telah beternak turun
temurun.
Usaha peternakan di Kecamatan Ampek Angkek tersebar
mayoritas pada wilayah Nagari Panampuang, Lambah dan Biaro Gadang. Secara
dominan mata pencaharian penduduk pada Nagari Balai Gurah, Ampang Gadang, Batu
Taba dan Pasia adalah bertani dan bordiran/sulaman yang terkenal dengan sulaman
Ampek Angkek. Peternakan masih merupakan usaha sampingan yang dikelola secara
tradisional dan minim sentuhan teknologi dan informasi sehingga hasil yang
diharapkan masih rendah dan tidak sesuai dengan analisa kelayakan usaha. Hal
ini menyebabkan sektor peternakan di wilayah tersebut belum menjadi andalan
peternak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari (Sang T).
Langganan:
Postingan (Atom)
